Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
BEDAH TAKTIK

TNI AL Bedah Taktik Naval Strike dalam Latihan Serang Darat dari Laut di Perairan Banten

TNI AL Bedah Taktik Naval Strike dalam Latihan Serang Darat dari Laut di Perairan Banten
Satuan Kapal Cepat Rudal (Satkatral) Koarmada I TNI AL menggelar latihan tembak rudal dan meriam terhadap sasaran darat di Pulau Tunda, Banten. Latihan ini mensimulasikan fase naval gunfire support (NGFS) dan land attack cruise missile (LACM) dalam operasi amfibi berskala besar. Prosedur operasi dimulai dengan fase intelligence preparation of the battlefield (IPB), dimana KRI mengidentifikasi titik sasaran artileri dan posisi pertahanan musuh di pesisir. KRI kemudian mengambil posisi firing point di luar jarak efektif senjata pantai musuh. Tahap engagement menggunakan sistem senjata terintegrasi: rudal anti kapal permukaan-ke-darat dimoderasi menjadi mode land attack dengan memasukkan koordinat grid sasaran ke sistem guidance. Meriam kaliber 76mm dan 40mm menembak dengan pola creeping barrage, yaitu tembakan beruntun yang bergerak maju untuk membersihkan zona pendaratan. Unsur Marinir melakukan simulasi pendaratan dengan LCVP (Landing Craft Vehicle Personnel) dibawah cover tembakan ini. Taktik kunci adalah koordinasi waktu (time on target) antara hentian tembakan naval dan moment LCVP touching beach untuk menghindari friendly fire.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: TNI AL, Satuan Kapal Cepat Rudal, Koarmada I, KRI, Marinir
Lokasi: Pulau Tunda, Banten