Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
BEDAH TAKTIK

Prosedur TCCC Diterapkan Marinir Indonesia di Medan Latihan RIMPAC, Evakuasi Korban Luka Ranjau

Prosedur TCCC Diterapkan Marinir Indonesia di Medan Latihan RIMPAC, Evakuasi Korban Luka Ranjau
Dalam skenario MOUT di RIMPAC, Marinir Indonesia mendemonstrasikan penerapan prosedur Tactical Combat Casualty Care (TCCC) yang ketat saat menangani korban luka ledakan ranjau. Langkah pertama adalah mengamankan area dari ancaman langsung (Care Under Fire) sebelum memberikan bantuan. Penyelamat kemudian bergerak menggunakan teknik low crawl atau high crawl sambil membawa Individual First Aid Kit (IFAK). Pada fase Tactical Field Care, penanganan dilakukan dengan urutan MARCH: (M) Massive Hemorrhage Control: aplikasi tourniquet Combat Application Tourniquet (CAT) pada ekstremitas proximal to wound. (A) Airway: pemeriksaan jalan napas, recovery position jika diperlukan. (R) Respiration: pengecekan tension pneumothorax dan penutupan luka dada dengan occlusive dressing. (C) Circulation: pemberian hemostatic gauze pada luka yang tidak terjangkau tourniquet. (H) Hypothermia: pencegahan dengan penggunaan emergency blanket. Setelah stabilizing casualty, proses Casualty Evacuation (CASEVAC) diinisiasi. Korban dipindahkan menggunakan teknik two-man carry atau litter dengan terus memberikan covering fire. Rally point dijadikan Casualty Collection Point (CCP) sebelum dievakuasi oleh kendaraan medis. Seluruh proses dilakukan sambil menjaga tactical communication dan situational awareness, menunjukkan integrasi prosedur medis dalam alur taktis pertempuran.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: Marinir Indonesia