Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
DOKTRIN

Penerbangan TNI AU Uji Coba Doktrin Penyerangan Udara Mendalam Pakai Pesawat Tempur F-16

Penerbangan TNI AU Uji Coba Doktrin Penyerangan Udara Mendalam Pakai Pesawat Tempur F-16
Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi melaksanakan uji coba doktrin penyerangan udara mendalam (Deep Air Strike) menggunakan armada F-16 Fighting Falcon pada 24 Juni 2026. Latihan ini bertujuan memvalidasi prosedur penetrasi pertahanan udara musuh untuk menghancurkan sasaran strategis di belakang garis depan. Misi diawali dengan fase perencanaan rute penerbangan (Mission Planning) yang memetakan lokasi radar musuh, sistem pertahanan udara, dan jalur penerbangan alternatif. Formasi serangan menggunakan formasi “Four Ship”: dua pesawat sebagai penyerang (Strike Element) membawa muatan bom presisi, dua pesawat lainnya sebagai pengawal (Escort Element) membawa misil udara-udara untuk menangkal ancaman pesawat lawan. Prosedur penetrasi dilakukan pada ketinggian rendah (Low Level Penetration) untuk memanfaatkan lipatan bumi dan menghindari deteksi radar. Setelah mencapai Initial Point (IP), formasi melakukan pop-up maneuver untuk memperoleh sasaran. Strike Element kemudian menjalankan sequence serangan: (1) Acquire Target dengan pod targeting; (2) Designate Target menggunakan laser; (3) Weapon Release dengan menjatuhkan bom berpemandu laser atau JDAM. Escort Element menjaga area dengan pola Combat Air Patrol (CAP) sirkular. Setelah serangan, seluruh formasi melakukan egress cepat menggunakan rute berbeda sambil melancarkan countermeasures (chaff dan flare) untuk mengelabui misil pemandu radar/panas.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, TNI AU
Lokasi: Lanud Iswahjudi