Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
BEDAH TAKTIK

Marinir TNI AL mengajarkan bertahan hidup di hutan pada RIMPAC

Marinir TNI AL mengajarkan bertahan hidup di hutan pada RIMPAC
Personel Korps Marinir TNI AL mengajarkan teknik jungle survival kepada prajurit dari berbagai negara peserta RIMPAC 2026 di Hawaii. Materi diajarkan berdasarkan pengalaman operasional TNI di wilayah hutan dan pegunungan Indonesia. Instruksi dimulai dengan priority of needs dalam survival: shelter, water, fire, dan food. Prosedur jungle survival meliputi: (1) Shelter Building menggunakan natural materials seperti daun palem dan kayu dengan teknik lean-to atau A-frame shelter, (2) Water Sourcing and Purification dengan metode vegetation transpiration bag, bamboo filter, atau boiling menggunakan improvised container, (3) Fire Starting tanpa modern tools menggunakan teknik fire plough, bow drill, atau flint and steel, dan (4) Food Foraging dengan identifikasi edible plants (umbut, pucuk pakis) dan trapping small game menggunakan snare wire atau deadfall trap. Teknik advanced survival mencakup navigation tanpa kompas menggunakan shadow tip method atau watch analog method, signaling untuk rescue dengan mirror reflection atau smoke signal, dan first aid untuk common jungle injuries seperti leech bites, snake bites, dan fungal infections. Personel juga dilatih dalam teknik river crossing menggunakan rope bridge atau team formation crossing.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: Korps Marinir TNI AL, RIMPAC, TNI
Lokasi: Hawaii, Indonesia