Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
PERALATAN

TNI AL Uji Coba Kapal Selam Baru: Prosedur Silent Running dan Pendekatan Taktis

TNI AL Uji Coba Kapal Selam Baru: Prosedur Silent Running dan Pendekatan Taktis
Pada 2 Oktober 2026, TNI AL melakukan uji coba operasional kapal selam terbaru kelas Scorpène di perairan Selat Sunda. Uji coba bertajuk 'Operasi Senyap Bawah Air' ini menitikberatkan pada prosedur silent running dan pendekatan taktis menuju target permukaan. Tahapan dimulai dengan menyelam dalam mode snorkel untuk mengurangi noise mesin, kemudian beralih ke mode baterai listrik saat mendekati area target. Kapal selam menggunakan sonar pasif untuk mendeteksi suara kapal musuh, lalu menerapkan manuver 'zig-zag' dengan kecepatan rendah untuk menghindari deteksi. Prosedur pendekatan dilakukan dalam tiga fase: jarak jauh (10 nm) dengan periskop radar, jarak sedang (5 nm) dengan periskop optik, dan jarak dekat (1 nm) menggunakan torpedo latih. Selain itu, kru dilatih mengoperasikan sistem peluncuran torpedo dengan waktu salvo yang presisi. Evaluasi menunjukkan kapal selam mampu menyelesaikan misi tanpa terdeteksi oleh satelit dan kapal patroli. Latihan ini menjadi dasar untuk pengembangan doktrin perang bawah air TNI AL ke depan.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: TNI AL
Lokasi: Selat Sunda