SIMULASI
Simulasi Pertahanan Area Terbatas oleh Paskhas: Formasi Diamond dan Prosedur Perimeter Defense
31 Mei 2026
Lanud Halim Perdanakusuma
8 views
Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU menggelar simulasi pertahanan area terbatas di lokasi hipotesis fasilitas vital. Taktik yang digunakan adalah Perimeter Defense dengan formasi diamond. Formasi ini menempatkan empat squad di empat titik sudut area, dengan satu squad command di tengah sebagai koordinator dan cadangan. Jarak antar squad di perimeter adalah 100-150 meter, tergantung medan.
Prosedur pertahanan dimulai dengan establishment of perimeter: squad A (sudut utara) bertugas sebagai anchor point dengan pengamatan jarak jauh menggunakan binocular dan drone mini. Squad B (sudut timur) mengamankan approach route dengan posisi dalam struktur bangunan. Squad C dan D (selatan dan barat) menyiapkan overlapping field of fire menggunakan senapan mesin ringan dan sniper. Setiap squad membangun dua lapis defense: lapis pertama adalah observation/post dengan tim 2 orang; lapis kedua adalah firing position dengan tim 4 orang.
Komunikasi menggunakan radio tactical dengan prosedur call sign dan report format. Report format mencakup: SALUTE (Size, Activity, Location, Unit, Time, Equipment). Jika terjadi penetrasi perimeter, prosedur response adalah: (1) squad yang melihat memberikan contact report, (2) squad command mengarahkan squad lain untuk melakukan converging fire ke titik penetrasi, (3) squad cadangan bergerak untuk melakukan flanking maneuver terhadap penetrator. Simulasi juga melibatkan penggunaan claymore mine di predetermined killing zone untuk menambah efek defensif.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: Paskhas, TNI AU