Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
SIMULASI

Simulasi Penanganan Kebakaran dan Bencana di Pangkalan TNI AL: Integrasi SAR dan Pemadam

Simulasi Penanganan Kebakaran dan Bencana di Pangkalan TNI AL: Integrasi SAR dan Pemadam
Pangkalan TNI AL di Surabaya melakukan simulasi penanganan kebakaran besar dan bencana pada 3 Mei 2026. Simulasi ini melibatkan integrasi antara unit pemadam kebakaran militer, SAR (Search and Rescue), dan unit medis untuk menguji respons terpadu terhadap insiden di instalasi strategis. Prosedur operasi terdiri dari beberapa fase terkoordinasi. Fase 1: Alarm dan Mobilisasi. Sistem alarm kebakaran aktif, seluruh unit respons bergerak ke lokasi dalam waktu kurang dari 5 menit sesuai SOP mobilisasi cepat. Fase 2: Assessment dan Sectoring. Commander melakukan assessment cepat terhadap skala kebakaran dan potensi korban, lalu membagi area menjadi sector untuk dikerjakan oleh tim pemadam, SAR, dan medis. Fase 3: Firefighting dan Rescue. Tim pemadam menggunakan teknik fire attack langsung (direct attack) dan pembuatan perimeter pengamanan (fire break). Simultaneously, tim SAR melakukan pencarian korban di area terdampak menggunakan pola grid search, dengan komunikasi constant kepada tim pemadam untuk koordinasi area safe zone. Fase 4: Evacuation dan Medical. Korban yang ditemukan langsung di-evakuasi menggunakan teknik carry atau stretcher ke triage point, dimana tim medis melakukan klasifikasi cedera (prioritas 1,2,3) dan stabilisasi sebelum transport ke fasilitas medis. Simulasi ini menguji chain of command dan interoperabilitas dalam situasi tekanan tinggi.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: Pangkalan TNI AL, SAR
Lokasi: Surabaya