SIMULASI
Simulasi Cyber Defense di Pusat Siber TNI: Protokol Tanggap Serangan Jaringan Komando
01 Mei 2026
Jakarta
5 views
Pusat Siber TNI menggelar simulasi cyber defense untuk menguji protokol tanggap insiden serangan terhadap jaringan komando dan kendali (C2). Simulasi diawali dengan injeksi malware fiktif ke sistem komunikasi taktis. Tim blue team (bertahan) mendeteksi anomali melalui Security Information and Event Management (SIEM) system. Prosedur pertama adalah isolasi segmen jaringan yang terinfeksi untuk mencegah lateral movement. Analisis forensik digital dilakukan untuk mengidentifikasi jenis malware, titik masuk, dan dampaknya. Tim red team (penyerang) terus meningkatkan serangan dengan teknik phishing lanjutan dan eksploitasi zero-day. Blue team merespons dengan menerapkan patch virtual, mengubah kredensial akses, dan memulihkan data dari backup terenkripsi. Komunikasi cadangan diaktifkan menggunakan radio dan sistem satelit saat jaringan utama down. Simulasi berfokus pada continuity of operation (COOP) untuk memastikan rantai komando tetap berfungsi di bawah seriber cyber. Pelajaran yang ditarik adalah pentingnya pelatihan rutin, pembaruan sistem deteksi intrusi, dan kerjasama dengan unit intelijen siber.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: Pusat Siber TNI