Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
SIMULASI

Simulasi Air Defense Operation TNI AU: Skema Intercept Missile dengan Layer Defense

Simulasi Air Defense Operation TNI AU: Skema Intercept Missile dengan Layer Defense
Simulasi Air Defense Operation TNI AU menggunakan skema layer defense untuk intercept missile. Layer pertama, early warning dilakukan dengan radar long-range seperti PSP untuk detect incoming missile pada jarak 200 km. Layer kedua, intermediate defense dilakukan dengan fighter jet seperti F-16 menggunakan air-to-air missile untuk intercept pada jarak 50 km. Layer ketiga, point defense dilakukan dengan missile system seperti NASAMS untuk intercept pada jarak 10 km. Layer keempat, last ditch defense dilakukan dengan gun system seperti anti-aircraft gun untuk intercept pada jarak 2 km. Prosedur intercept melibatkan coordination antara radar controller, fighter pilot, dan missile operator dengan communication via secure datalink. Evaluasi simulasi dilakukan dengan analyzing intercept probability berdasarkan speed, altitude, dan evasion maneuver missile.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: TNI AU