Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
BEDAH TAKTIK

Kopaska TNI AL Latihan Evakuasi Bahan Peledak di Pesawat

Kopaska TNI AL Latihan Evakuasi Bahan Peledak di Pesawat
Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) melaksanakan latihan tahun anggaran 2026 dengan skenario spesifik: penanganan ancaman bahan peledak di dalam pesawat. Latihan ini berfokus pada kemampuan identifikasi, evakuasi, hingga disposal atau penjinakan bom rakitan dengan prosedur standar operasi yang ketat dan berurutan. Prosedur pertama adalah identifikasi bahan peledak. Tim EOD menggunakan kombinasi visual inspection dan teknologi pendeteksi seperti X-Ray scanner atau portable explosive detection kits untuk menentukan jenis bahan peledak, metode pengaktifan (trigger mechanism), dan apakah terdapat secondary charges atau anti-handling devices. Data ini menentukan metode evakuasi dan disposal yang akan digunakan. Prosedur kedua adalah evakuasi bahan peledak dari lingkungan berbahaya (pesawat) ke lokasi steril. Untuk ini Kopaska mengerahkan peralatan khusus: Rantis EOD (kendaraan taktis penjinakan bahan peledak) sebagai platform transportasi dan command center, serta Bomb Trailer untuk mengangkut IED secara aman dengan sistem penguncian khusus yang mencegah vibrasi atau accidental discharge. Evakuasi dilakukan dengan route yang telah disecure sebelumnya, dijaga oleh security perimeter. Prosedur ketiga adalah disposal atau penjinakan di lokasi steril. Kopaska menggunakan EOD Robotic untuk memanipulasi dan memindahkan IED jika terlalu riskan untuk personel, atau melakukan controlled detonation menggunakan explosive charge khusus. Latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi ancaman terorisme berbahan peledak di area vital seperti transportasi udara.