SIMULASI
Kodam Jaya Gelar Simulasi Penanggulangan Ancaman Teror di Bundaran HI: Prosedur Penanganan Pengepungan dan Clearance Gedung
12 Mei 2026
Jakarta
9 views
Kodam Jaya/Jayakarta melaksanakan simulasi penanggulangan ancaman teror di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, melibatkan satuan infanteri, pionir, dan unit K-9. Simulasi diawali dengan skenario penembakan massal oleh tiga terduga teroris (DT) di area terbuka, dilanjutkan penyanderaan di dalam sebuah gedung perkantoran. Langkah pertama adalah 'Isolasi dan Pengamanan Perimeter'. Pasukan infanteri dengan cepat membentuk 'Cordon' mengelilingi zona insiden, membagi area menjadi 'Hot Zone' (lokasi DT aktif), 'Warm Zone' (area transisi), dan 'Cold Zone' (pos komando dan ambulans).
Tahap kedua adalah 'Assault dan Building Clearance'. Tim serang, dibagi menjadi 'Entry Team' dan 'Cover Team', bergerak menggunakan formasi 'Stack' di depan pintu masuk gedung. Prosedur 'Dynamic Entry' dilakukan: pionir meledakkan pintu dengan bahan peledak rendah (low explosive), diikuti Entry Team yang masuk secara berurutan melakukan 'Slicing the Pie' untuk membersihkan setiap sudut ruangan. Tim menggunakan taktik 'Bang-Bang-Clear': anggota pertama menembak target (Bang), anggota kedua menembak lagi untuk memastikan (Bang), anggota ketiga segera mendekati dan mengamankan korban atau memeriksa DT (Clear).
Fase ketiga adalah 'Hostage Rescue dan Extraction'. Setelah DT di lantai dasar dinetralisir, tim naik ke lantai penyanderaan menggunakan tangga dengan teknik 'Buttonhook Entry' saat memasuki ruangan. Anjing pelacak (K-9) dikerahkan untuk mendeteksi bahan peledak. Korban dievakuasi menggunakan teknik 'Buddy Carry' dan 'Fireman's Carry' ke Cold Zone. Simulasi diakhiri dengan 'After Action Review' untuk mengevaluasi waktu respons, akurasi tembakan, dan koordinasi antar tim.