Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
DOKTRIN

Doktrin Serangan Balik (Counter-Attack) Brigade Infanteri dalam Peperangan Konvensional

Doktrin Serangan Balik (Counter-Attack) Brigade Infanteri dalam Peperangan Konvensional
Doktrin TNI AD mengatur prosedur serangan balik (counter-attack) brigade infanteri untuk merebut kembali posisi yang diduduki musuh dalam peperangan konvensional. Serangan balik dibagi menjadi tiga jenis: Immediate Counter-Attack, Deliberate Counter-Attack, dan Spoiling Attack. Immediate Counter-Attack dilancarkan sesegera mungkin setelah posisi jatuh, biasanya oleh pasukan cadangan (reserve) terdekat. Formasi yang digunakan adalah assault formation dengan dua kompi sebagai main attack dan satu kompi sebagai fixing atau supporting attack. Pendahuluannya dimulai dengan preparatory fires oleh artileri dan mortir untuk mengisolasi objective (soften the target). Kendaraan tempur infantry (IFV) memberikan direct fire support selama approach march. Deliberate Counter-Attack memerlukan perencanaan lebih detail. Fase recon dilakukan untuk mengumpulkan intel tentang kekuatan dan pertahanan musuh. Serangan sering menggunakan axis of advance lebih dari satu (multiple axis) untuk membagi perhatian dan pertahanan musuh. Tahap breach jika menghadapi rintangan (obstacle) dilakukan oleh tim pionir dengan dukungan smoke screen. Doktrin menekankan pentingnya retaining force untuk mengkonsolidasi posisi yang baru direbut dan anticipating enemy counter-counter-attack.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: TNI AD